SKRIPSI
Hubungan Kompleksitas Regimen Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti
Hipertensi merupakan penyakit universal yang secara sederhana di definisikan sebagai tekanan darah dengan peningkatan tekanan darah sistolik ?140 mmHg dan tekanan darah diastolik ?90 mmHg. Prevalensi hipertensi meningkat dari tahun ketahun. Kepatuhan pasien merupakan faktor penting untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan kompleksitas regimen terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di rumah sakit umum daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian yaitu cross sectional dengan metode deskriptif analitik. Sampel penelitian ini berjumlah 120 responden yang memenuhi kriteria inklusi, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode non probability sampling secara Purposive Sampling. Penelitian dilakukan di rumah sakit umum daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil untuk kepatuhan minum obat berdasarkan kompleksitas regimen yaitu kepatuhan minum obat tinggi sebanyak 37 responden (30,83%), untuk kepatuhan minum obat sedang sebanyak 56 responden (46,67%) dan untuk kepatuhan minum obat rendah sebanyak 27 responden (22,50%). Hasil uji Chi Square terhadap jumlah obat diperoleh hasil p value 0,037 dan frekuensi minum obat p value 0,731. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan bermakna tingkat kepatuhan minum obat terhadap jumlah obat dan tidak terdapat perbedaan bermakna tingkat kepatuhan minum obat terhadap frekuensi minum obat.
Tidak tersedia versi lain