SKRIPSI
Potensi Interaksi Obat pada Pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) Rawat Jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2022
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah suatu penyakit autoimun yang melibatkan banyak organ didalam tubuh dan menggunakan obat lebih dari 2 macam obat yang akan berpotensi menimbulkan interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kejadian interaksi obat pada pasien Systemic Lupus Erythematosus (SLE) rawat jalan selama periode Tahun 2022. Metode penelitian ini yaitu observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dan analisis deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 78 rekam medis dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pasien SLE yang berpotensi mengalami interaksi obat yaitu sebanyak (83,33%) dan pasien yang tidak berpotensi mengalami interaksi obat sebanyak (16,67%). Dari 78 data rekam medis pasien SLE terdapat 732 kejadian interaksi obat dimana obat digunakan bersamaan. Sebanyak 191 (26,09%) kejadian kasus yang mengalami interaksi obat baik secara farmakodinamik, farmakokinetik, dan unknown dan terdapat 541 (73,91%) kejadian kasus yang tidak mengalami interaksi obat. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu interaksi farmakokinetik sebanyak (37,7%), farmakodinamik sebanyak (25,65%), dan unknown sebanyak (36,65%). Berdasarkan severity terdapat interaksi major sebanyak (16,23%), moderate sebanyak (59,16%), minor sebanyak (24,1%).
Tidak tersedia versi lain