SKRIPSI
ISOLASI SENYAWA ANTIOKSIDAN DARI FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BATANG AKASIA (Acacia mangium Willd.) DENGAN METODE DPPH
Kulit batang Akasia (Acacia mangium Willd.) secara tradisional dimanfaatkan untuk mengobati gatal-gatal, luka, dan penyakit kulit lainnya. Aktivitas ini berkaitan dengan kandungan metabolit sekunder seperti fenolik dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol, fraksi, dan isolat kulit batang Akasia menggunakan metode DPPH. Isolat dari fraksi etil asetat diperoleh melalui pemisahan bertingkat menggunakan KKG, Sephadex LH-20, dan KLT preparatif. Hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak metanol memiliki IC50 sebesar 13,63 Isolat AMB4 memiliki nilai IC?? sebesar 14,60 ?g/mL (sangat kuat), fraksi n-heksana sebesar 143,05 ?g/mL (sedang), fraksi etil asetat sebesar 13,60 ?g/mL (sangat kuat), fraksi butanol sebesar 21,11 ?g/mL (sangat kuat), fraksi air 22,94 ?g/mL (sangat kuat), Isolat AMB4 sebesar 14,60 ?g/mL dengan pembanding vitamin C menunjukkan nilai IC50 sebesar 25,57 ?g/mL (sangat kuat). Karakterisasi menggunakan UV-Vis menunjukkan serapan maksimum pada 214 dan 281 nm, sementara FTIR mengidentifikasi gugus O?H, C?H alifatis, dan C=C aromatik. Uji kemurnian dengan HPLC menunjukkan satu puncak mayor (57,8%) dan beberapa puncak minor, menandakan isolat belum murni.
Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi
Belum memasukkan lokasi
CDS2502384
Tersedia
Informasi Detail
- Judul Seri
-
-
- No. Panggil
-
CDS 1846
- Penerbit
-
Pekanbaru :
S1 Farmasi STIFAR Riau.,
2025
- Deskripsi Fisik
-
-
- Bahasa
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
-
- Klasifikasi
-
-
- Tipe Isi
-
-
- Tipe Media
-
-
- Tipe Pembawa
-
-
- Edisi
-
-
- Subjek
-
- Info Detail Spesifik
-
-
- Pernyataan Tanggungjawab
-
-
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar