SKRIPSI
HUBUNGAN FAKTOR TERAPI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang, di mana tingkat kepatuhan minum obat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor terapi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Faktor terapi yang diteliti meliputi durasi pengobatan, kompleksitas regimen pengobatan, dan efek samping obat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden 101 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Morisky Green Levine Adherence Scale (MGLs) dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kompleksitas regimen pengobatan (p=0,020) dan efek samping (p=0,012) dengan tingkat kepatuhan minum obat, sedangkan durasi pengobatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,975). Dapat disimpulkan bahwa kompleksitas regimen pengobatan dan efek samping obat berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi, sehingga intervensi untuk menyederhanakan regimen pengobatan dan meminimalisir efek samping obat perlu dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pasien.
Tidak tersedia versi lain