LAPORAN TUGAS AKHIR (LTA)
PENETAPAN KADAR TOTAL FENOLIK DAN FLAVONOID EKSTRAK METANOL DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack)
Tumbuhan sungkai (Peronema canescens Jack.) merupakan tanaman obat tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengobati demam, malaria, dan gangguan kesehatan lainnya. Daun sungkai diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total senyawa fenolik dan flavonoid dalam ekstrak metanol daun sungkai yang berasal dari Provinsi Riau. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut metanol dan dilanjutkan dengan pemekatan menggunakan rotary evaporator. Hasil rendemen ekstrak kental sebesar 7,14% dari berat simplisia kering. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, fenolik, terpenoid, dan steroid dalam ekstrak metanol. Penetapan kadar total fenolik dilakukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu dengan asam galat sebagai standar, sedangkan penetapan kadar total flavonoid dilakukan menggunakan metode kolorimetri dengan reagen AlCl3 menggunakan kuersetin sebagai standar. Pengukuran absorbansi dilakukan dengan microplate reader pada panjang gelombang masing-masing 730 nm untuk fenolik dan 430 nm untuk flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total fenolik sebesar 84,62 ? 4,73 mg GAE/g ekstrak dan kadar total flavonoid sebesar 34,79 ? 0,16 mg QE/g ekstrak. Hasil ini menunjukkan bahwa daun sungkai memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam bidang farmasi dan pengobatan tradisional.
Tidak tersedia versi lain