LAPORAN TUGAS AKHIR (LTA)
Pengaruh Variasi Suhu Penyimpanan Terhadap Stabilitas Fisik Suspensi Erdostein
Erdostein merupakan obat oral yang diindikasikan sebagai agen mukolitik yang dapat memecah mucus. Erdostein merupakan zat yang tidak stabil dalam air sehingga erdostein dipasarkan dalam bentuk sirup kering. Suspensi erdostein setelah direkonsitusikan dengan air harus disimpan pada suhu dingin (2-8?C). Sediaan suspensi perlu diperhatikan stabilitas fisiknya untuk menjamin kualitas obat dalam kondisi penyimpanan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap stabilitas fisik suspensi erdostein. Stabilitas fisik meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, sedimentasi, waktu redispersi dan bobot jenis. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental. Sampel diambil dengan motode purposive sampling dan data dianalisa dengan disajikan secara deskriptif serta pengujian statistik menggunakan Independent Sample T-Test. Sampel yang digunakan adalah suspensi erdostein generik yang telah direkonsitusi dan disimpan pada variasi suhu penyimpanan dingin (2-80C) dan ruang (15-300C). Hasil penelitian uji organoleptis menunjukkan bahwa suhu tidak memiliki pengaruh terhadap fisik sediaan. Hasil pengujiaan terhadap uji bobot jenis sediaan (p=0,087) dan uji redispersi (p=0,289), tidak memiliki pengaruh signifikan dengan signifikasi (p>0,05). Pada hasil pengujian volume sedimentasi diperoleh nilai signifikasi (p=0,024), uji pH didapatkan nilai signifikasi (p=0,003) dan uji viskositas diperoleh nilai signifikasi (p=0,004) yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara uji volume sedimentasi, uji pH dan uji viskositas pada suhu dingin dan ruang, karena memiliki nilai signifikasi (p
Tidak tersedia versi lain