LAPORAN TUGAS AKHIR (LTA)
Identifikasi Senyawa Aflatoksin B1 Pada Biji Jagung Popcorn Yang Dijual Di Pasar Simpang Baru Panam Secara KLT
Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki suhu, curah hujan dan kelembapan yang tinggi. Permasalahan yang muncul pada penanganan pasca panen yaitu pada proses pengeringan, salah satu bahan pangan yang mudah terjadi kerusakana atau penurunan kualitas yaitu biji jagung. Biji jagung dengan kandungan air yang tinggi akan mudah terkontaminasi oleh kapang Aspergillus Flavus, jamur ini dikenali sebagai penghasil aflatoksin. Salah satu olahan makanan dari biji jagung yaitu popcorn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya senyawa Aflatoksin B1 yang terkandung pada biji jagung popcorn dengan menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) . Jumlah sampel yaiu 5 macam biji jagung pocorn di Pasar Selasa Simpang Baru Panam yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Dari ke ima sampel biji jagung popcorn tidak mengandung aflatoksin B1 berdasarkan identifikasi dengan KLT. Nilai Rf kelima sampel berbeda dengan baku pembanding afltaoksin B1 (0,86) padaa eluen kloroform : aseton (9:1). Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ke lima sampel biji jagung popcorn baik yang ber merek ataupun tidak ber merek, negatif tidak mengandung senyawa Aflatoksin B1.
Tidak tersedia versi lain