SKRIPSI
PENGARUH JENIS SURFAKTAN TERHADAP KARAKTERISTIK SIFAT FISIK SELF NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) ASAM FENOFIBRAT DENGAN MINYAK SAWIT SEBAGAI FASE MINYAK
Obat dengan kelarutan yang rendah didalam air sering menimbulkan masalah pada absorpsinya. Asam fenofibrat adalah salah satu obat dengan kelarutan rendah dalam air. Salah satu sistem penghantaran obat yang dapat meningkatkan bioavailabilitas oral dan meningkatkan disolusi adalah Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh surfaktan yang digunakan dalam formulasi SNEDDS asam fenofibrat adalah F1 (Tween 20), F2 (Tween 60) dan F3 (Tween 80) sehingga disolusinya dapat diperbaiki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfaktan pada formulasi SNEDDS asam fenofibrat berpengaruh terhadap karakteristik sifat fisik, diantaranya pada uji waktu emulsifikasi didapatkan hasil F1 (22,33?1,52 detik) F2 (324,66?1,52 detik), F3 (13?1 detik). Persen transmitan yang diperoleh yaitu F1 (83,80?0,64%), F2 (34,36?0,42%), F3 (96,52?0,23%). Uji disolusi antara asam fenofibrat murni dengan SNEDDS asam fenofibrat pada menit ke-60 adalah asam fenofibrat murni (65,142?2,487), F1 (85,824?3,462) F2 (74,066?7,548) dan F3 (86,792?2,465). Hasil pengujian F3 rata-rata ukuran globul yaitu 9,13?0,32 nm dan indeks polidispersitas yaitu 0,16?0,7. SNEDDS asam fenofibrat F3 dapat meningkatkan disolusi asam fenofibrat.
Tidak tersedia versi lain