SKRIPSI
ANALISIS SIFAT PROBIOTIK DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ISOLAT TKHT 2 DARI FERMENTASI TAPAI KETAN HIJAU TEMBILAHAN
Tapai ketan hijau merupakan makanan fermentasi tradisional Riau yang berpotensi sebagai sumber bakteri asam laktat (BAL) probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat probiotik isolat BAL TKHT 2 dari fermentasi tapai ketan hijau Tembilahan, meliputi ketahanan terhadap asam lambung, garam empedu, sifat hemolitik, dan aktivitas antibakteri. Metode penelitian meliputi sterilisasi alat dan bahan, peremajaan bakteri, serta pengujian sifat probiotik secara in vitro. Uji ketahanan asam lambung dilakukan pada pH 3 dan 6,5, uji ketahanan garam empedu pada konsentrasi 0,3%, uji hemolitik menggunakan media Columbia Sheep Blood Agar, dan uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat BAL TKHT 2 memiliki viabilitas 22,60% ? 3,47 pada uji asam lambung (belum memenuhi kriteria probiotik yang baik ?50%) dan 74,59% ? 12,51 pada uji garam empedu (memenuhi kriteria probiotik yang baik ?50%). Isolat ini bersifat gamma-hemolitik (non-hemolitik) sehingga aman digunakan. Aktivitas antibakteri menunjukkan zona hambat rata-rata 15,01 ? 0,73 mm terhadap S. aureus (kategori sedang) dan 12,20 ? 1,58 mm terhadap E. coli (kategori lemah), dengan perbedaan yang signifikan dibandingkan kontrol positif. Kesimpulannya, isolat BAL TKHT 2 dari tapai ketan hijau Tembilahan berpotensi sebagai probiotik lokal yang aman, dengan ketahanan garam empedu yang baik namun ketahanan terhadap asam lambung masih perlu ditingkatkan.
Tidak tersedia versi lain