SKRIPSI
ANALISIS SIFAT PROBIOTIK DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ISOLAT TKHT 3 DARI FERMENTASI TAPAI KETAN HIJAU TEMBILAHAN
Tapai ketan hijau khas Tembilahan (TKHT 3) merupakan makanan fermentasi tradisional yang mengandung bakteri asam laktat (BAL) sebagai mikroba dengan potensi probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat probiotik dan aktivitas antibakteri isolat TKHT 3 dari fermentasi tapai ketan hijau. Sampel isolat diuji ketahanannya terhadap asam lambung, garam empedu, uji hemolitik, serta aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan isolat TKHT 3 memiliki ketahanan terbatas terhadap asam lambung (13,97%), dan ketahanan baik terhadap garam empedu (96,36%). Pengujian hemolitik menunjukkan isolat TKHT 3 tidak menyebabkan hemolisis (?-hemolisis), yang mengindikasikan keamanan isolat untuk digunakan. Aktivitas antibakteri tergolong lemah dengan diameter zona hambat 8,80 mm terhadap Escherichia coli dan 14,98 mm terhadap Staphylococcus aureus, di mana isolat lebih efektif menghambat Staphylococcus aureus. Kesimpulannya, isolat BAL TKHT 3 berpotensi sebagai probiotik dengan ketahanan garam empedu yang baik dan aktivitas antibakteri untuk menekan bakteri patogen, terutama Staphylococcus aureus namun diperlukan peningkatan viabilitas terhadap asam lambung melalui mikroenkapsulasi agar manfaatnya optimal.
Tidak tersedia versi lain