SKRIPSI
Sintesis Senyawa 4?-amino-3,4-dimetoksikalkon dan Uji Aktivitas Antimalaria secara Invitro
Kalkon (nama IUPAC 1,3-difenil-2-propen-1on) merupakan metabolit sekunder dari golongan flavonoid yang banyak ditemukan di alam terutama pada tumbuh-tumbuhan dan banyak memiliki berbagai aktivitas salah satunya yaitu sebagai antimalaria. Isolasi kalkon langsung dari tanaman sering kali memberikan kuantitas yang tidak begitu banyak, oleh karenanya upaya untuk memperoleh senyawa tersebut dilakukan dengan sintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa analog kalkon dan mengetahui potensinya sebagai antimalaria secara in vitro. Pada penelitian ini, senyawa analog kalkon telah berhasil disintesis yaitu 4?-amino-3,4-dimetoksikalkon melalui metode pengadukan dengan menggunakan katalis KOH 40%, pelarut etanol p.a. Hasil sintesis dilakukan pemurnian dengan rekristalisasi dan diperoleh rendemen sebesar 13,47%. Identifikasi kemurnian senyawa telah dilakukan dengan uji KLT, titik leleh dan analisis HPLC. Struktur senyawa dikarakterisasi melalui spektroskopi UV-Vis, FTIR dan 1H-NMR menunjukkan bahwa senyawa analog kalkon memiliki struktur sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian aktivitas antimalaria senyawa analog kalkon dilakukan secara in vitro melalui penghambatan polimerisasi hemin menjadi ? hematin dengan konsentrasi uji pada sampel yang digunakan adalah 150, 125, 100, 75 dan 50 ppm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penghambatan polimerisasi hemin oleh senyawa 4?-amino-3,4-dimetoksikalkon lebih baik dibandingkan dengan kontrol positif hidroksiklorokuin sulfat. Senyawa 4?-amino-3,4-dimetoksikalkon memiliki IC50 sebesar 115,18 ppm sedangkan kontrol positif memiliki IC50 sebesar 184,98 ppm.
Tidak tersedia versi lain