Telah dilakukan penentuan konsentrasi hambat minimum (KHM) aktivitas antimikroba dari tumbuhan Uncaria cordata terhadap ekstrak n-heksana, etil asetat dan metanol. Metoda yang digunakan adalah difusi agar pada konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15%, 20%. Hasil penelitian dari ketiga ekstrak Uncaria cordata menunjukkan bahwa ekstrak yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri adalah ekstrak metanol dengan k…
Telah dilakukan isolasi dan karakterisasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etil asetat kulit batang meranti kunyit ( Shore conica, V.Sl), dengan metode ekstraksi, kromatografi cair vakum dan kromatografi kolom. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi metabolit sekunder yang terdapat pada kulit batang meranti kunyit (Shorea conica V.Sl). Dari hasil penelitian dida…
Telah dilakukan uji aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol dan tumbuhan akar kaik-kaik (Uncaria cordata (Lour.) Merr terhadap tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Ekstrak etanol terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kualitas ekstrak meliputi: uji organoleptik, profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT), penetapan kadar air, susut pengeringan, dan kadar abu. Hasil pemeriksaan menunjukkan ekstrak e…
Uncaria cordata (Lour.) Merr merupakan salah satu tumbuhan dari genus Uncaria yang tumbuh di Indonesia.Tujuan penelitian ini untuk melakukan isolasi metabolit sekunder dan uji aktivitas sitotoksik dari daun tumbuhan Uncaria cordata (Lour.) Merr Daun tumbuhan Uncaria cordata (Lour.) Merr diekstraksi dengan metode maserasi bertingkat. Ekstrak n-heksana. Etil asetat dan metanol telah di uji aktivi…
Telah dilakukan penelitian aktivitas antiinflamasi ekstrak etil asetat daun tumbuhan akar kaik-kaik (Uncaria cordata (lour.) merr) pada tikus putih (rattus norvegicus) jantan dan pemeriksaan kualitas simplisia dan ekstrak etil asetat. Hal ini bertujuan agar diperoleh bahan baku yang seragam yang akhirnya dapat menjamin efek farmakologi. Aktivitas antiinflamasi ekstrak etil asetat diuji mengguna…
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak n-heksan kulit batang Meranti rambai (Shorea acuminata Dyer). Proses isolasi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut n-heksan. Proses pemurnian fraksi dilakukan dengan rekristalisasi. Dari hasil pemurnian diperoleh senyawa murni SS1 berupa kristal berwarna putih sebanyak 13,5 mg dengan titik leleh …
Telah dilakukan isolasi ekstrak n-heksana dan meranti sabut (Shorea ovalis Kort), dengan metode ekstraksi dan kromatografi kolom. Hasil isolasi diperoleh senyawa murni yang diberi label FD sebanyak 13 mg berupa kristal berwarna putih larut dalam til asetat, sukar larut dalam metanol dan tidak larut dalam n-heksana dengan titik leleh 135-137 °C. Berdasarkan data spektrum UV senyawa ini mengandu…
Telah dilakukan isolasi dan karakterisasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etil asetat kulit batang meranti sabut (Shorea ovalis Kort), dengan metode ekstraksi dan kromatografi kolom. Senyawa hasil isolasi diperoleh berupa padatan amorf bewarna putih, dan memiliki titik leleh 232o-234oC. Senyawa ini mudah larut dalam metanol, dengan Rf 0,5 dalam perbandingan eluen etil asetat 100% yang p…
Formulasi krim ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata Linn) telah dilakukan dengan konsentrasi ekstrak 30%, 40% dan 50%. Evaluasi krim dilakukan terhadap parameter: pemeriksaan organoleptis, homogenitas, uji pH, stabilitas fisik, uji daya menyebar, uji daya tercuci krim dan uji antijamur dengan menggunakan metode difusi agar dalam bentuk sumuran terhadap jamur Malassezia furfur dan mem…