SKRIPSI
Penetapan Kadar Fenolik Dan Flavonoid Total Serta Uji Aktivitas Antioksidan Teh Kombucha Buah Kedondong (Spondias dulcis G. Forst)
Teh kombucha merupakan minuman probiotik tradisional yang berisi larutan teh dan gula yang difermentasi dengan starter kultur kombucha yang disebut Symbiotic Culture of Bacteria and Yeasts (SCOBY). Selama proses fermentasi, teh kombucha membutuhkan sumber nutrisi untuk pertumbuhan mikroba kombucha. Buah kedondong (Spondias dulcis G.Forst) diketahui memiliki kandungan utama yaitu unsur gula dalam bentuk sukrosa dan mengandung senyawa fitokimia seperti fenolik, flavonoid dan alkaloid yang dapat digunakan sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhan mikroba kombucha dan berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar fenolik dan flavonoid total serta melihat aktivitas antioksidan teh kombucha buah kedondong pada hari ke-0 dan hari ke-7. Teh kombucha buah kedondong dibuat menjadi 4 formula dengan variasi konsentrasi sari buah kedondong 0% (F1), 10% (F2), 20% (F3), dan 30% (F4) yang difermentasi selama 7 hari dan dilakukan evaluasi yaitu uji organoleptis, uji pH, uji kadar alkohol, dan %TAT. Hasil evaluasi teh kombucha buah kedondong yaitu memiliki mutu organoleptis yang baik, nilai pH yang semakin menurun, tidak terdapat kandungan alkohol, dan kadar asam yang semakin meningkat selama proses fermentasi. Penetapan kadar fenolik dan flavonoid total serta aktivitas antioksidan teh kombucha dilakukan secara in vitro menggunakan microplate reader dengan reagen folin-ciocalteu, AlCl3 dan DPPH. Hasil penetapan kadar fenolik dan flavonoid total tertinggi didapatkan pada F4 fermentasi hari ke-7 sebesar 19,88 ?gGAE/mL dan 8,577 ?gQE/mL. Aktivitas antioksidan tertinggi didapatkan pada F1 fermentasi hari ke-7 dengan % inhibisi 79,538%. Penambahan sari buah tidak berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan teh kombucha.
Tidak tersedia versi lain